Kepsek SD Negeri 318 Malteng Dorong Pemerintah Kawal Revitalisasi Sekolah Pascakebakaran

Author

Timur Nusantara News

Kepsek SD Negeri 318 Malteng Dorong Pemerintah Kawal Revitalisasi Sekolah Pascakebakaran

SAPARUA, TNN – Upaya pemulihan fasilitas pendidikan di SD Negeri 318 Kabupaten Maluku Tengah terus menjadi perhatian pihak sekolah. Kepala SD Negeri 318, Anike Pattiasina, berharap pemerintah daerah dan pemerintah pusat memberikan dukungan nyata terhadap pembangunan kembali fasilitas sekolah yang sebelumnya terdampak musibah kebakaran.

Hampir dua tahun memimpin sekolah tersebut, Pattiasina mengaku terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak untuk menyampaikan kondisi dan kebutuhan sekolah.

Komunikasi dilakukan dengan Pemerintah Desa Saparua, pemerintah kecamatan, Korwil Pendidikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Maluku Tengah hingga Komisi IV DPRD Maluku Tengah.

Menurut Pattiasina, langkah tersebut dilakukan karena pembenahan fasilitas sekolah membutuhkan dukungan lintas pihak, terutama untuk memastikan kebutuhan peserta didik dan tenaga pendidik dapat terpenuhi.

“Sudah hampir dua tahun beta dipercayakan memimpin sekolah ini. Beta sudah berupaya bangun komunikasi dengan pihak Pemerintah Desa Saparua, Pak Korwil, Ibu Camat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku Tengah, juga Komisi IV DPRD Maluku Tengah,” ujarnya.

Masuk Gelombang Kedua Revitalisasi

Pattiasina menyampaikan, pihak sekolah kini mendapat kabar bahwa SD Negeri 318 Maluku Tengah telah masuk dalam gelombang kedua program revitalisasi sekolah.

“Puji Tuhan, SD Negeri 318 Malteng sudah masuk gelombang kedua revitalisasi,” katanya.

Meski demikian, menurut dia, status tersebut perlu dikawal agar pelaksanaan revitalisasi nantinya benar-benar menjawab kebutuhan sekolah.

Ia menilai pembangunan tidak semata-mata menjadi kepentingan pihak sekolah, melainkan menyangkut kebutuhan bersama seluruh warga sekolah, mulai dari komite, guru, pegawai, orang tua hingga para siswa.

“Sebagai pimpinan sekolah, bersama Komite Sekolah, guru, pegawai, orang tua serta para siswa, kami mohon adanya perhatian yang khusus untuk proses pembangunan,” ungkapnya.

Harap Dukungan Tak Berhenti pada Program

Pattiasina berharap perhatian pemerintah tidak berhenti pada masuknya SD Negeri 318 dalam program revitalisasi, tetapi berlanjut hingga proses pembangunan dan pemulihan fasilitas sekolah terealisasi dengan baik.

“Karena saat ini kami hanya butuh perhatian pemerintah, baik daerah maupun pusat,” tegasnya.

Ia mengatakan, fasilitas sekolah yang layak menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kegiatan belajar mengajar. Karena itu, proses revitalisasi diharapkan dapat dilaksanakan dengan mempertimbangkan kondisi serta kebutuhan riil sekolah.

Pihak sekolah juga mengapresiasi perhatian dan komunikasi yang selama ini telah dibangun bersama pemerintah desa, kecamatan, Korwil, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta DPRD Maluku Tengah.

Pattiasina berharap masuknya SD Negeri 318 dalam gelombang kedua revitalisasi menjadi momentum untuk mempercepat pemulihan fasilitas sekolah pascakebakaran.

“Harapan kami, perhatian ini bukan hanya untuk sekolah, tetapi untuk masa depan anak-anak yang belajar di SD Negeri 318,” tandasnya. (TNN)