Longboat Mati Mesin di Perairan Maluku Tenggara, Empat Penumpang Berhasil Dievakuasi
TUAL, TNN – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi empat penumpang longboat yang mengalami mati mesin di sekitar Perairan Kabupaten Maluku Tenggara, Senin (28/9/2026).
Longboat tersebut diketahui bertolak dari Pulau Kei Besar menuju Kota Tual sekitar pukul 06.00 WIT dengan membawa empat orang penumpang.
Sekitar satu jam setelah perjalanan, longboat mengalami kerusakan mesin sehingga terombang-ambing di perairan Maluku Tenggara.
Koordinator Pos SAR Tual, Masly Roger Ulath, mengatakan pihaknya menerima informasi mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 08.50 WIT dari keluarga para penumpang.
“Usai kami terima informasi sekitar pukul 08.50 WIT dari keluarga korban, Tim SAR Gabungan langsung dikerahkan menggunakan RIB menuju lokasi kejadian,” ujar Roger.
Menurutnya, lokasi longboat berjarak sekitar 15,64 mil laut dengan heading 74,55 derajat arah timur dari Pelabuhan Tual.
Proses pencarian berlangsung relatif cepat karena Tim SAR Gabungan masih dapat berkomunikasi dengan para penumpang.
Sekitar pukul 09.30 WIT, longboat berhasil ditemukan dalam kondisi seluruh penumpang selamat. Keempatnya kemudian dievakuasi menuju Kota Tual.
Adapun empat penumpang yang dievakuasi masing-masing Oktovianis Bernal (49), Frans Elia Erubun (57), Marce Erubun (57), dan Erubun Bernal (11).
Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur potensi SAR, yakni Pos SAR Tual, Polairud Tual, Lanal Tual, serta keluarga korban.
Dalam proses evakuasi, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dengan angin tenggara berkecepatan sekitar 29 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
Dengan berhasil ditemukannya seluruh penumpang dalam keadaan selamat, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing. (TNN)