MANAGER ULP PT, PLN ( Persero ) RAYON SAPARUA MINTA MAAF ATAS PEMADAMAN LISTRIK DI SAPARUA AKHIR AKHIR INI
Saparua, TN - Manager Unit Pelayanan Pelanggan PT PLN ( Persero ) Rayon Saparua, Brian DA Costa, Menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat di kedua kecamatan yang ada di Pulau Saparua Kabupaten Maluku Tengah atas insiden pemadaman lampu ( Blackout ) bergiliran akhir akhir ini.
Hal ini di Sampaikan Manager ULP PT. PLN ( Persero ) Unit Rayon Saparua Brian da Costa kepada pt di ruang kerjanya Rabu ( 29/7/2026 ).
Menurut da Costa Penyebab terjadinya pemadaman di ULP Saparua dikarenakan Defisit Daya yang mana menurut da Costa hal ini karenakan ganguan pada mesin pembangkit yang mengakibatkan gangguan pada trafo distribusi. Ungkap da Costa.
Hal ini seperti yang terjadi di desa Ouw kecamatan Saparua Timur pada hari Sabtu 5 juli 2026 ( malam Minggu ) yang mana, pemadaman tersebut merupakan emergency kata da Costa dan untuk melakukan penormalan sistim dalam kondisi defisit sehingga memerlukan waktu 3 sampai 4 jam, karena pembangkit harus di Bebani secara bertahap melalui gardu ke gardu dalam hal ini pemeriksaan di tiap tiap gardu yang ada. Kata da Costa.
Untuk menindaklanjuti kondisi ini kata da Costa, Pihak PT. PLN ( Persero ) Unit Rayon Saparua melakukan koordinasi dengan pihak PT. PLN ( Persero ) Wilaya IX di Ambon untuk mendatangkan teknisi pemeliharaan serta material yang di butuhkan untuk di lakukan perbaikan pada mesin secara bertahap, Ungkap DA Costa.
Dikatanya untuk kondisi sementara data mesin sudah mampu melayani kebutuhan energi listrik pada pulau Saparua dan pihak PT. PLN (Persero ) Unit Rayon Saparua terus melakukan perbaikan unit mesin lainnya untuk menambah kapasitas energi listirik, Kata da Costa. (TN)